– imagining: transportation!
Apa hal terbaik yang diberikan busway kepada Anda?
Busway memungkinkan Anda yang sedang duduk di kursi seperti sedang melihat lukisan-lukisannya Picasso: seorang perempuan berdiri tak lebih dari tiga jengkal di depan muka Anda, dengan tangan bergelantungan ke atas. Dunia terasa seperti sebuah kotak tepat saat semuanya menjadi lonjong.
Apa hal terburuk yang diberikan busway kepada Anda?
Busway memungkinkan Anda yang sedang duduk di kursi seperti sedang melihat serial “The Banana Album”-nya Andy Warhol: seorang lelaki paruh baya yang merasa dirinya seganteng Michel Foucault berdiri tak lebih dari dua jengkal di depan muka Anda. Rasanya seperti mendengar Basquiat berteriak: Hey, I got a toilet in here.
Pernahkah Anda berpikir untuk bercinta di dalam busway?
Tidak pernah. Saat di busway, saya lebih sering ingat Sutiyoso dan Fauzi Bowo daripada Natalie Portman atau Sandra Dewi.
Perlukah setiap shelter menyediakan perpustakaan kecil?
Tidak perlu, kecuali jika isinya semua kitab suci. Dunia akan segera tahu betapa Indonesia bukanlah negara agamis.
Bagaimana soal warna busway?
Semoga tidak makin banyak warna oranye. Itu membuat saya membenci sepakbola.
Apa hal termewah yang pernah Anda lakukan di busway?
Membaca terjemahan juzz amma. Waw! Saya ngaji di busway!
Apa hal paling aneh yang pernah Anda alami di busway?
Mengenakan kemeja dan celana bahan saat orang-orang di sekeliling saya mengenakan jeans dan kaos. Tiba-tiba saya lupa berapa usia saya.
Perlukah setiap shelter menyediakan toilet?
Hapuskan dulu kata “pesing” dari KBBI.
Apa yang menurut Anda bakal membuat busway makin diminati?
Jika jumlah lampu merah di Jakarta berkurang 80 persen dan jumlah shelter meningkat 40 persen.
Pernahkah melihat supir busway perempuan yang cantik?
Pernah. Tapi begitu melihat lengannya, saya merasa tak ubahnya sekarung beras yang sedang diangkut truk antar pulau.
Bagaimana caranya agar busway tetap nyaman di jam-jam sibuk?
Ada yang bisa mendudukkan Hitler sebagai gubernur DKI?
Apa hal terbaik yang pernah Anda pikirkan saat di shelter?
Memikirkan sila ketiga Pancasila saat sedang berdesakan menunggu kedatangan busway dengan seorang perempuan tepat di depan saya.
Tragedi apa yang pernah Anda rasakan di busway?
Melihat seseorang memegang selangkangannya bersamaan dengan telinga saya mendengar seruan: “Perhatikan barang bawaan anda, dan hati-hati melangkah….”
Terkait suara perempuan itu, apa yang sering Anda pikirkan saat mendengar suara perempuan dari speaker busway?
Mungkinkah dia pasangan lesbian dari perempuan yang selalu berkata: “Pintu teater tiga telah dibuka….”?
Nyanyian terburuk apa yang pernah Anda dengar di atas busway?
“Requiem”-nya Mozart. Saat itu busway tertahan selama 30 menit tanpa bergerak di perempatan Mampang.
Bagaimana rasanya saat busway melaju lancar sementara angkutan lain tertahan macet?
I don’t give a damn on it, metro mini is sucks, busway is much more sucks. They (busway) make me watch other’s misery.
Berapa centimeter rok terpendek yang pernah Anda lihat di atas busway?
Jika saat itu datang, pasti saya tak akan peduli dengan rok-nya.
Siapa panyair yang paling Anda inginkan jadi supir busway?
Amir Hamzah. Jika itu terjadi, tak akan ada kesunyian dalam sejarah sastra Indonesia.
Bagaimana jika suatu saat Karl Marx melayani penjualan karcis busway?
Saya akan bertanya: “Istiqlal jalur berapa, Bos?”
writing, photography, traveling...
Dialog seperti ini tentu tak akan Anda temukan di sinetron-sinetron Indonesia.
Btw, ada salah ketik. Yang benar: Michel Foucault..
———–
MM: Terbetulkan
[Reply]
Sedikit koreksi, “metro mini sucks, busway much more sucks”, tanpa “is”, hehe.
[Reply]
apa artikel ini juga ditulis saat naik busway?
[Reply]
Bagaimana caranya membakar Old Trafford dari Shelter Busway Pasar Festival?
Berikan Zen tempat duduk dan biarkan ia membaca Kompas, final Liga Champions 2008/09
[Reply]
jadi..maksudmu warna busway diganti biru, gitu?
[Reply]
busway opo transjkt sih? ojo melok salah kaprah
[Reply]
Waaah…
Udah lama gak mampir, jadi
berubah gini blognya. Simpel
dan bersih…
Ganti suasan hati nih?
[Reply]
hehehe belum pernah naik buswaya xixix
disemarang adanya BRT
salam kenal ya
[Reply]
Requiem-nya mozart pas macet?Pas bener…:))
[Reply]
apapun.. teteub favorit dikala pergi.. busway dan kereta.. jadi balik ke pulau muna?
[Reply]
Ingat, siapa yang nyupir transjakarta sekarang siapa ?
[Reply]
huh….busway barangkali adalah kesunyian masing-masing…
[Reply]
Dialog yang menerbitkan tawa, lalu mengerutkan dahi, lho, mengapa saya tak terpikir menuliskan tuturan semacam di atas?
[Reply]