Death!
Akhirnya….
Dua tahun lalu, juga di hari Minggu, Pram lebih dulu. Bung Pram, sambutlah “kawan lamamu” ini sebaik-baiknya.
Selamat jalan, Jenderal!
Akhirnya….
Dua tahun lalu, juga di hari Minggu, Pram lebih dulu. Bung Pram, sambutlah “kawan lamamu” ini sebaik-baiknya.
Selamat jalan, Jenderal!
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
minutes after his death time announced, my friend’s status of her yahoo messenger said: inalillahi bla bla bla telah meninggal dunia bla bla bla semoga diterima bla bla dan diampuni semua dosa-dosanya. i wonder… could someone so cruel deserves redemption from his fellow human?
selanjutnya apa?
anak-anak masih bernyanyi di upacara bendera.. lepas itu menjadi mahluk-mahluk sisa!
*absurditas yang berotasi, bro..
amin…akhirnya ada juga yang bisa mengadili…Tuhan…hehehehe
sepakat… bye jendral ashole…